Senin, 30 Maret 2009

Bayi Tabung

Diposting oleh Erwin Arianto di 01.44
Reaksi: 
Pengertian Bayi Tabung
Sering kali kita mendengar ‘ikut bayi tabung aja…’ atau ’anaknya dia dari hasil bayi tabung’. Apa sih sebenarnya definisi atau pengertian bayi tabung itu? Apakah ini adalah cara untuk mendapatkan anak?

Kalau dilihat dari kata ‘bayi’ & ‘tabung’, mungkin bayi tabung berarti bayi dari hasil pembuahan di tabung. Ada juga yang bilang bayi tabung adalah bayi dari hasil tabungan … memang benar juga sih soalnya proses bayi tabung itu tidak murah alias menguras kantong.

Tetapi bayi tabung itu sebenarnya adalah proses pembuahan sel telur dan sperma di luar tubuh wanita, dalam istilah kerennya in vitro vertilization (IVF).
In vitro adalah bahasa latin yang berarti dalam gelas/tabung gelas (nah nyambung juga kan dengan kata tabung). Dan vertilization adalah bahasa Inggrisnya pembuahan.

Dalam proses bayi tabung atau IVF, sel telur yang sudah matang (seperti masak telur saja ya) diambil dari indung telur lalu dibuahi dengan sperma di dalam sebuah medium cairan. Setelah berhasil, embrio kecil yang terjadi dimasukkan ke dalam rahim dengan harapan dapat berkembang menjadi

Contoh Ke berhasilan Bayi Tabung

Alhamdulillah, akhirnya doa panjang kami terjawab, saya bisa hamil…. Setelah menunggu selama 3 tahun 7 bulan.

Ceritanya, kami mulai program untuk frozen embrio bulan pebruari yang lalu. Setelah saya HSG dan bersihin polip cerviks bulan desember kemaren. Tanggal 9 pebruari sore, akhirnya saya menstruasi, saya sudah rencana dari bulan januari kemaren, tapi karena saya belum dateng bulan akhirnya hanya bisa menunggu.

Tanggal 11 pebruari berangkat ke jakarta. Dari bandara kami langsung ke bunda. Saat konsultasi sempat menyinggung masalah kegagalan bayi tabung pertama. Dari hasil test, saya ada sedikit gejala kekentalan darah. Jadi meskipun gejalanya hanya sedikit tetap dokter ivan kasih ascardia 80mg 1xperhari. Obat yang lain sama aja proginova secara bertahap, 1xperhari selama 3 hari, 2xperhari 3hari dan 3xperhari 3hari, dan folid acid 5 mg 1x perhari. 7 hari lagi kami diminta datang untuk memeriksa ketebalan dinding rahim. Mengingat banyaknya pekerjaan yang ditinggal, setelah konsul kami pulang lagi ke kota kami.

Hari jumat tanggal 20 pebruari, kami ke jakarta lagi. Saat perjalanan dari bandara ke rs bunda, ada telp yang mengabarin dr. ivan gak praktek hari tsb karena sakit. Sbenarnya agak kesal, kenapa baru dikabari. Tapi berhubung sudah dekat, akhirnya kami tetap ke bunda, konsul dengan dokter pengganti. Mungkin karena kami lagi program, sampai disana, kami tidak ditangani dokter pengganti, tapi saya dialihkan ke dokter indra.

Dengan dokter indra, dinyatakan bahwa ketebalan dinding rahim saya sudah cukup, jadi tanggal 24 direncanakan thawing embrio, dan tanggal 25 transfer, jika kondisi telur memungkinkan. Saya agak surprise, sebab proses program BT dengan frozen embrio ternyata sangat simple. Saya tidak diminta datang lagi. Hanya tinggal menunggu kondisi telurnya. Jika baik, saya akan dihubungi oleh pihak morulla kata dokternya. Dr indra kasih resep proginova 2x sehari, ascardia dan polid acidnya diterusin aja, Trus ditambah cygest 1 xperhari (vaginal support) mulai malam ini katanya.

Oya, pada saat menunggu, ada 1 lagi pasangan yang lagi nunggu. Gak lama susternya ngasih selamat, si mbak yang dikasih selamat nangis, ngeliat mereka nangis, saya jadi ikutan nangis juga, suami saya nenangin, sabar katanya, mungkin nanti giliran kita. Saat baca blog ini saya jadi mengira-ngira, apa yang saya liat ini mbak therez ya …?

Tanggal 24, saya gak sabaran nunggu berita, akhirnya saya sms dokter agustin nanya kondisi embrionya. Sorenya baru dibales, dari 3 embrio yang disimpan, semuanya di thawing (dicairkan) dan semuanya dalam keadaan baik. Besoknya (tgl 25) saya diminta datang ke RS Bunda Lt 4 jam 7.30 pagi.
Jam 7.30 hari rabu, kami sudah siap di bunda, diminta minum air putih secara bertahap sebanyak 500cc. ternyata, kami dapat jadwal ke-2. Ada pasangan yang OPU sebelum kami..

Oiya sebelum masuk ruangan kami ketemu sama embriologistnya. Diterangkan tentang kondisi telur kami. Suami saya gemes liat telurnya. Jadi minta kopi filenya. Tapi ternyata disana aturannya gak boleh dikopi. Jadi kami dikasih print outnya saja. Jam 8.15 kami masuk ruangan.

Setelah persiapan, proses ET dilakukan. Cuma sekitar 15 menit prosesnya. Dokter ivan sempet bilang bahwa rahim saya berbentuk hati. Jadi seperti ada 2 ruang dirahim. Tapi tidak ada pengaruh pada proses bayi tabung. Embrio saya diletakkan dokter ivan di rahim sebelah kanan. Setelah itu, saya disuruh istirahat dulu. Setelah ET saya langsung pipis. Soalnya gak tahan lagi. 2 kali malah..

Setelah proses ET, suami saya pesen kamar di bunda. Rencananya kami nginep satu malam aja buat istirahat. Berbeda dengan waktu fresh cycle saya stay di Jakarta sampai test kehamilan, sekarang saya langsung pulang. Sempet beberapa kali Tanya dokter dan search di internet tentang pengaruh buat embrio kalo kita naik pesawat. Dokter ngeyakinin gak ada masalah. Makanya 2 hari setelah ET kami pulang ke kota kami.

Sampai dirumah, besoknya saya langsung kekampus, sebab ada mahasiswa bimbingan saya yang akan seminar tugas akhir. Meskipun agak berat, saya paksain juga pergi, soalnya kasian dengan si mahasiswa. Setelah itu 3 hari saya istirahat dirumah. Tapi akhirnya saya bosen juga. Akhirnya selama menunggu test, saya tetap kekampus dan ngajar. tapi saya kurangi naik turun tangga dan lama-lama berdiri. Sempet juga beberapa kali jalan ke mall dan gramedia.

Oiya setelah ET saya selalu ngerasa sakit pinggang seperti mau datang bulan. Saya tanya ke dokter agustin. menurut dokter ivan, mungkin ada Kristal-kristal di ginjal saya, jadi saya diharuskan minum 750cc pagi saat bangun tidur. Alhamdulillah memang agak berkurang meskipun tidak hilang.

Hari test pun tiba, pagi-pagi saya test darah dan urin di prodia. Sayang hasilnya tidak bisa ditunggu. Mungkin karena prodia dikota kami masih kecil, jadi darahnya masih harus dikirim ke Jakarta. Hasil urin bisa diambil jam 12 hari itu juga. Tapi hasil darah baru bisa diambil besoknya jam 5 sore.

Jam 12 karena penasaran, saya telp prodia. Hasil test urinnya positip, saya senang banget dengernya, karena 2 hari sebelumnya saya sempet test sendiri pake test pack tapi hasilnya negative. Saya langsung hubungi dokter agustin, dokter bilang bahwa ini adalah awal yang baik, tinggal tunggu hasil test darahnya. Ternyata kata dokter agustin, hasil urin sudah positip jika HCG kita diatas 40. Tapi ukuran yang baik adalah > 100. Saya sempet shock sebentar. Tapi akhirnya saya pasrah aja.

Besoknya saya ada jadwal ngajar sore. Harusnya keluar jam 17.20. tapi karena jantung saya rasanya sudah mau copot akhirnya saya keluarin mahasiswa jam 17.05. habis itu saya minta suami saya telp ke prodia. Alhamdulillah ternyata hasil BHCG saya 214. Seneng sekali dengernya. Perjalanan masih panjang. Tapi sementara kami sudah sedikit bernafas lega dan tak hentinya ngucapin syukur. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada dr. Ivan, dr. Augustine dan seluruh staff Morulla.

0 komentar:

 

Info Ibu, Bayi & Keluarga Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea