Info Ibu, Bayi & Keluarga

Kumpulan Panduan Informasi Kesehatan Ibu Hamil, Bayi, Anak & Keluarga...

Operasi Cesar (seksio-C)

Diposkan oleh Erwin Arianto

Operasi Cesar (seksio-C)

Di Amerika Serikat saja, lebih dari 20% bayi dilahirkan melalui operasi cesar. Dikenal juga dengan sebutan seksio-C, operasi ini dilakukan untuk mengeluarkan bayi langsung dari uterus, bukan melalui vagina. Seksio-C ini biasanya dilakuakn karena proses persalinan yang berkepanjangan, bayi dalam bahaya, bayi sungsang, serta adanya sejarah sulit melahirkan.

Operasi ini dianggap sebagai bedah abdomen mayor dan memerlukan anestesi—baik total maupun lokal. Anestesi mempengaruhi anda dan bayi, jadi jangan heran bila bayi kelihatan lemah sampai sekitar 12 jam setelah dilahirkan. Tergantung keadaannya serta jenis anestesi yang digunakan, anda sudah bisa menyusui sejam setelah pembedahan.

Pada saat efek anestesi habis, sakit di sekitar sayatan akan terasa. Dokter akan meresepkan obat penawar rasa sakit yang tepat. Pembedahan ini juga mempengaruhi saluran pencernaan, menimbulkan kembung dan rasa tidak nyaman selama beberapa hari. Apabila kembung menimbulkan rasa sakit luar biasa, mintalah obat yang tepat dari dokter.

Setelah seksio-C, anda akan merasa lelah dan le
mah serta memerlukan waktu yang cukup untuk menjadi sehat kembali. Anda boleh pulang ke rumah seminggu setelah persalinan, sesudah jahitan dilepas. Selama satu sampai dua minggu pertama, anda akan memerlukan seseorang untuk membantu anda di rumah. Selama periode ini, jangan naik tangga dan mengangkat barang.

Bila anda memberi bayi anda ASI, cobalah beberapa macam posisi menggendong yang tidak membebani perut yang sedang dalam proses penyembuhan. Posisi memberi minum yang paling baik adalah: duduk di atas tempat tidur dan bayi dibaringkan miring menghadap bagian samping anda. Dengan cara ini, berat bayi tidak akan membebani anda sama sekali.

Untuk melahirkan kembali secara normal, ada pendapat dokter kandungan seorang mommies, kalau sebaiknya perlu menunggu 2 tahun untuk persalinan normal paska operasi caesar.

Apabila Ibu sudah siap untuk hamil kembali pasca operasi cesar (dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama) tentunya harus mengikuti saran dan nasihat dokter kandungan masing-masing, jangan sampai terjadi seperti kasus tetangga salah seorang mommies WRM di Biak, di mana ada seorang ibu yang jahitannya 'jebol' karena belum 1 tahun caesar dan sudah hamil lagi.'Jebol'-nya itu waktu usia kandungan sudah 8 bulan. Akibat sering menyetir mobil sendiri dan naik motor sendiri.

- Sejauh ini sebenarnya tidak ada kata pasti tentang kapan boleh hamil lagi setelah caesar. Biasanya para DSOG mengambil amannya setahun.

- Pelbagai hal yang dipertimbangkan antara lain kembalinya elastisitas otot perut (yang relatif beragam tergantung watak kulit dan kebiasaan hidup si pasien), bekas luka sudah merapat sempurna atau belum, benang jahit sudah tersera
p sempurna atau belum, terjadi pelengketan pada organ lain atau tidak.

- 6 lapis kulit dan otot yang dibuka (yang teringat baru epidermis, endodermis, otot rongga perut, kantong rahim). Semuanya ini perlu dijahit lagi. Nah, kepulihan irisan dan jahitan yang dalam itu tidak bisa dilihat. Walau waktu keterserapan benang jahit sudah bisa diperkirakan oleh produsen pembuatnya, pada setiap pasien bisa berbeda-beda tergantung penerimaan tubuh terhadap benda asing.

- Pada sebagian orang, bisa terjadi perlengketan pada organ-organ lain di dalam rongga perut karena adanya "gangguan" caesar ini. Semakin sering operasi, semakin tinggi risikonya. Maka dari itu biasanya para dokter melarang ibu yang udah tiga kali sesar untuk hamil lagi.

Beginlah proses operasi Cesar dilakukan

Operasi cesar sekarang merupakan operasi yang aman. Dulu sering timbul komplikasi akibat infeksi, karena steriltas yang belum baik. Berikut gambar langkah2


Memperlihatkan daerah yang akan disayat

Sekarang yang dianut adalah insisi melintang
bukan insisi vertikal seperti ini



Selanjutnya didinding perut ditembus lapis demi lapis.
Dinding rahim di-sayat sedikit pada bagian bawah (SBR)
Lalu ditembus secara tumpul dengan jari.




Untuk kepala bayi yang sudah terlalu turun
dapat diberikan dorongan dari arah vagina




Ini untuk kepala bayi yang masih belum masuk terlalu jauh
Kepala dilahirkan dengan cara diluksir





Setelah plasenta dilahirkan dan rongga uterus dibersihkan
Dinding uterus dijahit 1 atau 2 lapis (one or two layers)

teregantung mana yang dianut dokter operator.



“Jika Anda menghadapi dokter yang bersikukuh agar Anda dioperasi dan Anda merasa tidak ada indikasi kuat untuk menjalani operasi tersebut, maka sebaiknya Anda mencari second opinion atau bahkan third opinion. Bandingkan pendapat anta
ra dokter yang satu dengan yang lainnya. Lalu, bagaimana cara Anda memilih dokter-dokter yang tepat untuk dimintai pendapat lainnya? “Sebaiknya cari dokter dari rumah sakit yang berbeda. Bisa juga Anda pilih dokter dengan usia yang berbeda. Memang jumlah uang yang akan dikeluarkan dari kocek Anda cukup banyak. Tetapi, dibandingkan dengan risiko yang mungkin Anda hadapi, rasanya pengorbanan Anda itu sepadan,” jelasnya lagi.

Jadi, bila Anda ingin menjalani operasi caesar tanpa indikasi medis, tidak salahnya jika Anda menggali dulu pengalaman mereka yang pernah mengalami proses persalinan dengan operasi dan secara normal. Apalagi, persalinan normal lebih murah, lebih nyaman karena proses penyembuhannya lebih cepat, serta risikonya lebih kecil bagi ibu dan bayinya ketimbang operasi.