Info Ibu, Bayi & Keluarga

Kumpulan Panduan Informasi Kesehatan Ibu Hamil, Bayi, Anak & Keluarga...

Melahirkan Secara Alamiah Atau Cesar

Diposkan oleh Erwin Arianto

Memilih Melahirkan Secara Alamiah Atau Seksio?
Oleh suririnah

Memilih untuk melahirkan secara alamiah atau dengan operasi (seksio sesaria)?--Sekarang ini ada beberapa calon ibu yang bimbang untuk melahirkan secara alamiah,--marilah kita mempelajari lebih jauh terhadap pilihan untuk melahirkan ini.
Memilih untuk melahirkan secara alamiah atau dengan operasi (seksio sesaria)

Sekarang ini banyak para ibu yang merasa begitu ketakutan untuk melahirkan secara alami atau persalinan melalui vagina. Ketakutan ini sering oleh karena mendengar cerita-cerita yang mengerikan dari kerabat atau teman-teman tentang pengalaman mereka saat melahirkan bayinya secara alami.

Hal ini menyebabkan banyak para calon ibu sekarang ini yang memilih untuk melakukan operasi untuk melahirkan bayinya.

Sebenarnya pengalaman dari setiap orang akan berbeda tergantung siapa dan bagaimana orang itu menanggapi pengalamanya saat persalinan, yang terbaik adalah setiap calon ibu mempersiapkan dirinya dengan pengetahuan dan kesiapan mental bahwa proses ini adalah proses alamiah dimana tubuh kita juga sudah dipersiapkan untuk semua ini, dan tentu saja perlunya dukungan moril dari suami dan juga keluarga.

Sebenarnya melahirkan dengan operasi atau seksio, ditujukan untuk indikasi medis tertentu, yang biasa kita bagi atas indikasi untuk ibu atau indikasi untuk bayi.

Semua indikasi itu adalah berdasarkan keadaan medis dari ibu atau bayi yang memerlukan tindakan melahirkan secara seksio, tetapi sekarang ini menjadi suatu hal baru yang berkembang dalam beberapa kalangan masyarakat, dimana seksio dilakukan bukan karena indikasi medis dari ibu atau bayi, tapi atas dasar permintaan dari calon ibu karena takut melahirkan secara normal/alami.

Apakah proses melahirkan bayi secara alami begitu menakutkan, dan operasi seksio merupakan jalan keluar yang terbaik?.---- Menjadikan seksio sebagai pilihan untuk melahirkan bayi anda, BUKAN atas indikasi medis tertentu ( yang memang memerlukan persalinan melalui operasi) dan hanya atas PERMINTAAN ibu karena takut untuk melahirkan secara alami---Saran yang dapat kita berikan adalah sebaiknya anda mengetahui dahulu segala kebaikan dan kerugian dari Operasi Seksio ini.

Seksio adalah suatu tindakan untuk melahirkan bayi dengan membuka dinding rahim melalui sayatan pada dinding perut. Dari hasil riset para ahli di Amerika Serikat, bahwa melahirkan secara seksio akan memerlukan waktu penyembuhan luka rahim yang lebih lama dari pada persalinan normal.

Ibu yang melahirkan bayi dengan seksio juga dianjurkan untuk tidak mengandung kembali kurang dari 18 bulan dari tindakan seksio, karena mempunyai resiko tinggi untuk terjadinya robekan rahim, seperti analisa, Dr. Thomas D. Shipp dari Sekolah Kedokteran Harvard di Boston -Massachusetts, AS bersama rekan-rekannya, menurut mereka, perempuan yang melahirkan kembali dalam kurun waktu 18 bulan setelah operasi caesar, kemungkinan rahimnya robek adalah sebesar tiga kali lipat dibandingkan mereka yang menunggu lebih lama sebelum melahirkan kembali. Hal ini karena belum selesainya penyembuhan luka rahim karena operasi seksio pertama.

Dengan kemajuan ilmu kedokteran sekarang ini, seharusnya para calon ibu-orangtua merasa lebih aman untuk melahirkan bayi secara normal/proses alamiah , anda juga tidak perlu kuatir, karena pada proses melahirkan secara normal terdapat suatu mekanisme alami yang memang sudah tersedia secara alami dalam tubuh anda untuk proses kelahiran bayi anda, dan juga saat ini anda dapat berkonsultasi kepada dokter anda tentang cara mengurangi rasa sakit (anestesi), yang dapat diberikan kepada anda.

Yang terpenting dari semuanya adalah kesiapan mental para calon ibu untuk menghadapi proses persalinan ini, dan menyakinkan diri bahwa ini proses persalinan secara normal adalah suatu proses yang alamiah dan terbaik, kecuali tentunya adanya indikasi secara medis yang memang mengharuskan anda menjalani operasi seksio ini. Dan tentu saja dukungan moral dari para suami atau calon ayah ini juga sangat dibutuhkan.

© Dr.Suririnah-www.InfoIbu.com